Categories
Featured

JUM’AT TERAKHIR DI BULAN RAMADHAN

Masyallah hari Jum’at terakhir di bulan Ramadhan…

Semoga hari ini bisa kita manfaatkan sebaik mungkin, untuk mengisi celengan amal kita di dunia ini.

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :
🔸Rek BRI 687901007161539 a.n. Lazismu Plupuh.
🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

https://www.instagram.com/p/COj8V4THx2Y/?igshid=1vpspm3160gv0

Categories
Featured

JUM’AT TERAKHIR

Masyallah hari Jum’at terakhir di bulan Ramadhan…

Semoga hari ini bisa kita manfaatkan sebaik mungkin, untuk mengisi celengan amal kita di dunia ini.

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :
🔸Rek BRI 687901007161539 a.n. Lazismu Plupuh.
🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

https://www.instagram.com/p/COj8V4THx2Y/?igshid=1vpspm3160gv0

Categories
Featured

TARHIM (Tarawih Silaturahim) SERTA SANTUNAN ANAK YATIM dan DHUAFA

TARHIM (Tarawih Silaturahim) SERTA SANTUNAN ANAK YATIM dan DHUAFA Tahap lll

Berkah yang melimpah di bulan penuh Rahmah, adalah alasan bagi kami untuk terus berbagi dan peduli, tidak apa-apa banyak, yang penting Ikhlas, daripada sedikit tapi diungkit-ungkit, itulah mindset yang harus kita miliki dalam hal berbagi.

Dalam kesempatan kali ini, kami telah menyalurkan Santunan tahap ketiga, kepada Anak Yatim dan Dhuafa, dalam acara Tarhim (Tarawih Silaturahim), Kultum dan sekaligus dilanjutkan dengan Santunan.

Santunan kali ini berada di Dk. Jatirogo Desa Manyarejo, Kec. Plupuh, Kab. Sragen, tepatnya dilaksanakan di Pondok Al-Qur’an Shofwan Abdul Lathif, Para jama’ah sangat antusias dan menyambut baik kegiatan kami tersebut, semoga Allah SWT memberikan rezeki yang berlimpah kepada para donatur, agar terus bisa menjadi pelopor kebaikan, Aamiin.

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :
🔸Rek BRI 687901007161539 a.n. Lazismu Plupuh.
🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

https://www.instagram.com/p/COW_aaynSPW/?igshid=crj562hlyvpz

Categories
Featured

SANTUNAN DHUAFA

[SANTUNAN DHUAFA]

Hidup dengan berkecukupan adalah nikmat yang sudah sangat cukup bagi kita untuk mensyukuri, namun masih banyak diantara saudara-saudara kita yang belum merasakan hal tersebut, diantaranya adalah Supriyono warga desa Jembangan, pekerjaan nya sehari-hari hanyalah sebagai buruh serabutan, sedangkan ia harus menanggung kebutuhan hidup ketiga anaknya, untuk berteduh pun ia hanya memiliki rumah yang sangat sederhana.

Semoga dengan santunan yang kami berikan setiap bulannya, dapat bermanfaat bagi Supriyono dan keluarganya, dan semoga Allah SWT melimpahkan rezeki kepada para donatur yang sudah bergabung dalam program kami, agar terus dapat menjadi pelopor dalam kebaikan, aamiin.

https://www.instagram.com/p/COR6HlDHzkJ/?igshid=hvdekpkzmz5l

Categories
Featured

CARA JITU MENGATUR THR

Jika THR digabungkan dengan gaji bulan itu sudah dan melebihi nishab, maka sudah wajib ditunaikan 2,5% zakatnya dari total Take Homepay (Gaji + THR)

Yuk tunaikan Zakatnya agar banyak yang bahagia di Ramadhan dan Hari Raya nanti.

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :
🔸Rek BRI 687901007161539 a.n. Lazismu Plupuh.
🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

https://www.instagram.com/p/COMq62THvlJ/?igshid=7l1whm5onuos

Categories
Featured

TARHIM serta SANTUNAN ANAK YATIM dan DHUAFA

TARHIM SERTA SANTUNAN ANAK YATIM dan DHUAFA Tahap ll

Berkah yang melimpah di bulan penuh Rahmah, adalah alasan bagi kami untuk terus berbagi dan peduli, tidak apa-apa banyak, yang penting Ikhlas, daripada sedikit tapi diungkit-ungkit, itulah mindset yang harus kita miliki dalam hal berbagi.

Dalam kesempatan kali ini, kami telah menyalurkan Santunan tahap kedua, kepada Anak Yatim dan Dhuafa, dalam acara Tarhim (Tarawih Silaturahim), Kultum dan sekaligus dilanjutkan dengan Santunan.

Santunan kali ini berada di Desa Sidorejo, Plupuh, Sragen. Para jama’ah sangat antusias dan menyambut baik kegiatan kami tersebut, semoga Allah SWT memberikan rezeki yang berlimpah kepada para donatur, agar terus bisa menjadi pelopor kebaikan, Aamiin.

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :
🔸Rek BRI 687901007161539 a.n. Lazismu Plupuh.
🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

https://www.instagram.com/p/COKLGmRn-h1/?igshid=1lsfve5p4s6wu

Categories
Featured

CLOSING KENCLENG MASSAL

CLOSING MASSAL KENCLENG FILANTROPI

Berburu pahala pada bulan Ramadhan adalah hal yang dinanti-nantikan setiap orang, karena semua amalan pada bulan tersebut dilipatgandakan pahalanya, maka tidak sedikit orang yang sangat rindu dan berharap bisa berjumpa dengan bulan Ramadhan disetiap tahunnya.

Salah satu contohnya adalah di pengajian ibu-ibu warga desa Sidorejo, Plupuh, Sragen, tak mau kehilangan momentum penting dalam bulan Ramadhan ini, mereka kompak dalam memburu pahala-pahala di bulan ini, salah satu amalan mereka yaitu dengan memborong kencleng-kencleng yang nantinya akan mereka isi dengan sedekah terbaik nya, masyaallah sungguh luar biasa ikhtiar mereka, dalam memanfaatkan momentum yang belum tentu datang untuk kedua kalinya.

Semoga apa yang mereka ikhtiarkan, Allah SWT balas dengan rezeki yang berlimpah dan balasan yang tidak terbatas, aamiin. Dan semoga menjadi inspirasi bagi kita semua.

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :
🔸Rek BRI 687901007161539 a.n. Lazismu Plupuh.
🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

https://www.instagram.com/p/COHbg8CnSn0/?igshid=v591tpxxz24n

Categories
Featured

PUASA MENGHAPUS DOSA

[PUASA MENGHAPUS DOSA]

Dari Abu Hurairah radhiya-Llahu ‘anhu, dari Nabi sa-Llahu ‘alaihi wa sallama bersabda:

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ [وفي رواية]: مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

[رواه البخاري ومسلم]

“Siapa saja yang berpuasa Ramadhan dengan dasar iman, dan berharap pahala dan ridha Allah, maka dosanya yang lalu pasti diampuni.” [dalam riwayat lain]: “Siapa saja yang melakukan qiyam [di malam hari] Ramadhan dengan dasar iman, dan berharap pahala dan ridha Allah, maka maka dosanya yang lalu pasti diampuni.” [Hr. Bukhari dan Muslim]

Kesimpulan:

Dari hadits ini, dan bagaimana penjelasan para ulama’ di atas, bisa disimpulkan, bahwa:

• Siapa saja orang Mukmin yang berpuasa dengan dorongan dan dasar keimanan kepada Allah, bahwa ini adalah perintah-Nya, meyakini bahwa ini hukumnya wajib, lalu menjalankannya dengan ikhlas semata untuk-Nya, berharap ridha dan pahala-Nya, maka dosa yang telah dia lakukan sebelumnya, pasti akan diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.

• Siapa saja orang Mukmin yang bangun di malam harinya, untuk mengisi malam Ramadhan dengan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan dorongan dan dasar keimanan kepada-Nya, bahwa ini adalah perintah-Nya, meyakini keagungan fadhilah-nya, lalu menjalankannya dengan ikhlas semata untuk-Nya, berharap ridha dan pahala-Nya, maka dosa yang telah dia lakukan sebelumnya juga pasti akan diampuni oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Semoga bisa menjadi orang-orang di antara mereka, sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala pun mengapuni dosa-dosa kita sebelumnya, dan Ramadhan mengantarkan kita menjadi seperti bayi yang baru dilahirkan oleh ibunya, tanpa dosa. Aamiin.

Categories
Featured

CARA MENGHAPUS DOSA GHIBAH

🌻[CARA MENGHAPUS DOSA GHIBAH] 🌻

Ghibah merupakan salah satu dosa besar. Namun sebagai manusia biasa, kita pasti pernah berbuat ghibah dan ingin bertaubat. Ada perbedaan pendapat di kalangan ulama tentang cara menghapus dosa ghibah. Bahwa ghibah merupakan dosa yang berkaitan dengan hak Allah SWT. Sehingga pelakunya dituntut untuk bertaubat dan istighfar.

Juga menyesal serta bertekad untuk tidak mengulanginya kembali. Juga berkaitan dengan hak anak Adam. Sehingga untuk menggugurkan dosa ini, ada syarat selanjutnya yang harus dipenuhi, agar taubatnya diterima dan menjadi sempurna. Di dalam islam, gibah merupakan salah satu dosa yang tak terampuni sehingga perlu banyak cara untuk benar-benar mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

Begini Menghapus Dosa Gibah :

1. Mendoakan dan Memohonkan Ampun

Pendapat pertama adalah dengan memohonkan ampunan kepada orang yang dighibah. Para ulama yang memegang pendapat ini di antaranya adalah Ibnu Taimiyah, Ibnul Qayyim, dan Ibnu Muflih.

Para ulama tersebut berlandaskan pada sebuah hadis dimana Rasulullah bersabda, “Tebusan ghibah adalah engkau memintakan ampun untuk orang yang engkau ghibahi.”

Jadi kita tidak perlu memberitahukan (kepada orang yang kita ghibah) bahwa kita telah membicarakan keburukannya. Memohonkan ampun bisa menjadi tebusan, yang akan menutup kedholiman kita kepada orang yang kita ghibah.

Para ulama juga berpendapat bahwa memberitahukan orang lain bahwa kita telah menggibah mereka akan menimbulkan dampak negatif. Ini dapat membuat orang tersebut sakit hati atau marah. Daripada menimbulkan permusuhan dan menghilangkan rasa kasih sayang di antara manusia, lebih baik cukup mendoakan dan tidak memberitahukan perbuatan ghibah yang kita lakukan.

Dampak negatif tersebut dianggap bertentangan dengan Islam yang memerintah umatnya untuk saling menjaga silaturahim, memelihara rasa kasih sayang persahabatan, serta tidak berbuat kerusakan di muka bumi.

Mau dapat Tabungan umroh hingga jutaan rupiah? Yuk download aplikasinya sekarang juga!

2. Meminta Maaf kepada Orang yang Dighibah

Pendapat lainnya menyatakan harus meminta maaf secara langsung kepada orang yang telah kita ghibah. Meminta maaf kepada orang yang kita bicarakan keburukannya menjadi syarat agar taubat kita diterima oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Ghibah adalah perbuatan buruk yang telah melanggar hak Allah, dan juga telah melanggar hak sesama manusia. Karenanya selain memohon ampun pada Allah, mendapatkan permintaan maaf dari orang yang telah kita rugikan adalah hal yang harus dilakukan.

Dalam hal ini, orang yang menerima permintaan maaf juga harus berlapang dada dan memaafkan. Saudaranya itu sudah memberanikan diri untuk meminta maaf, maka sudah seharusnya kita memaafkannya. Memberikan maaf kepada orang lain juga akan mendatangkan ridho dan cinta Allah.

Pendapat tentang cara menghapus dosa ghibah ini dikemukakan oleh Imam Abu Hanifah, Imam Syafi’i, Imam Malik, Imam Ahmad, Imam Al Ghazali, Imam Qurtubi, dan Imam Nawawi. Para ulama tersebut mendasarkan pendapat mereka kepada hadis Rasulullah berikut ini:

“Siapa yang pernah menzalimi saudaranya berupa menodai kehormatan atau mengambil sesuatu yang menjadi miliknya, hendaknya ia meminta kehalalannya dari kezaliman tersebut hari ini. Sebelum tiba hari kiamat yang tidak akan bermanfaat lagi dinar dan dirham. Pada saat itu, bila ia mempunyai amal shalih maka akan diambil seukiran kezaliman yang ia perbuat. Bila tidak memiliki amal kebaikan, maka keburukan saudaranya akan diambil kemudian dibebankan kepadanya.” (HR.Bukhari)

Jika kerugian yang kita timbulkan adalah berupa harta benda, maka kita harus menggantinya sebagai salah satu bentuk taubat. Namun, jika kita melukai saudara sesama Muslim dengan ghibah, maka kita harus menebusnya dengan meminta maaf kepada mereka.

https://www.instagram.com/p/CN6xHaWnh4-/?igshid=1kev8z9s18dz9

https://www.facebook.com/585394821902020/posts/1198237730617723/?app=fbl