Categories
Featured

TANDA KESYUKURAN

TANDA KESYUKURAN

Apa yang kita sedekahkan biasanya lebih sedikit dari apa yang kita nikmati. Nikmat yang kita syukuri pasti jauh lebih kecil dari seluruh nikmat yang sebenarnya Allah beri.

Itu manusiawi, tapi jangan pernah berhenti mensyukuri ya..

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.
(QS. Ibrahim: 7)

Sambil mempertahankan rasa syukur yang kini kita jalani, yuk tingkatkan terus rasa syukur ke level yang lebih tinggi lagi, dan salah satu bentuk syukurnya adalah terus berbagi.

Mari ungkapkan rasa syukurmu dengan sedekah terbaik untuk beragam program keumatan! Salurkan Zakat, Infaq, dan Sedekah mu melalui ⤵️

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :
🔸Rek BRI 687901007161539 a.n. Lazismu Plupuh.
🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

#selfreminder #pengingatdiri

Categories
Featured

ZAKAT BERARTI MENSUCIKAN

ZAKAT BERARTI MENSUCIKAN

“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doa kamu itu ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS At Taubah : 103)

Zakat bermakna At Thohuru yang artinya membersihkan atau mensucikan. Makna ini menegaskan bahwa orang yang selalu menunaikan zakat karena Allah maka Allah akan membersihkan dan mensucikan baik harta maupun jiwanya seperti janji Allah dalam surat At Taubah : 103

Di dalam harta kita ada hak saudara kita yang sangat membutuhkan. Apa yang kita keluarkan tersebut adalah Zakat, sebagai sarana menyucikan harta jika sudah mencapai haul dan nishob.

Bersihkan harta dengan menunaikan Zakat

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :
🔸Rek BRI 687901007161539 a.n. Lazismu Plupuh.
🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

Categories
Featured

GAJIAN JANGAN LUPA ZAKATNYA

🥝 GAJIAN, JANGAN LUPA ZAKATNYA!

Masih bingung gaji bulan ini mau dipakai buat apa saja? Jangan sampai tiba-tiba sudah habis saja tanpa ada perencanaan.

Yuk simak tips menghabiskan gaji..

1. Zakat 2.5%
2. Tabungan dan investasi
3. Bayar utang & cicilan
4. Belanja kebutuhan hidup

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :
🔸Rek BRI 687901007161539 a.n. Lazismu Plupuh.

🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

Categories
Featured

MANFAAT SEDEKAH

Bismillah, beberapa manfaat sedekah ialah :

-Pertama, sedekah sebagai pelindung dari musibah dan keburukan. Bagi yang bersedekah, maka sedekah ini akan melindunginya dari musibah dan menutup datangnya keburukan. Nabi SAW bersabda;

الصدقة تسُدُّ سبعين بابا من السوء

“Sedekah menutup 70 pintu keburukan.” (HR. Thabrani).

-Kedua, sedekah sebagai obat dan penyembuh dari penyakit. Nabi SAW bersabda;

داووا مرضاكم بالصدقة

“Sembuhkanlah orang-orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah.” (HR. Al-Dailami).

-Ketiga, sedekah sebagai pelindung harta dari kerusakan. Nabi SAW bersabda;

وحصنوا أموالكم بالزكاة وفي رواية بالصدقة

“Bentengilah harta kalian dengan (mengeluarkan) zakat. Dalam sebuah, dengan sedekah. “(HR. Al-Dailami).

-Keempat, sedekah bisa memadamkan murka Allah. Nabi SAW bersabda;

الصدقة تطفئ غضب الرب وتدفع ميتة السوء

“Sesungguhnya sedekah itu memadamkan murka Allah dan menolak mati jelek (su’ul khotimah).” (HR. Tirmidzi).

-Kelima, sedekah bisa mempererat cinta persaudaraan. Nabi SAW bersabda;

الصدقة هدية تهادوا تحابوا

“Sedekah adalah hadiah, saling memberi hadiah teman, maka kalian akan saling menerima.” (HR. Baihaqi).

Wallahualam

Categories
Featured

KELUARGA CINTA SEDEKAH

🌻 MENUJU 1000 DONATUR MELALUI GERAKAN KELUARGA CINTA SEDEKAH

Sedekah adalah hal yang mudah kita lakukan bahkan banyak yang kecanduan bagi mereka yang sudah bisa merasakan dahsyatnya efek sedekah itu. Keyakinan yang mendalam tentang sedekah tak akan mengurangi harta dan justru akan bertambah dan bertambah itu perlu dilatih dengan sedikit dipaksa pada awalnya agar nanti menjadi kebiasaan dan kebiasaan itu akan melahirkan sebuah karakter.

Lazismu plupuh dalam upaya membumikan jiwa filantropi mengadakan sebuah gerakan Keluarga Cinta Sedekah. Dimana setiap satu keluarga terdapat minimal satu kencleng untuk diisi bareng bareng baik uang receh ataupun uang besar. Ini adalah cara memotivasi dan melatih sedekah yang paling ringan, walaupun sehari seribu rupiah setiap anggota keluarga kalau 1 keluarga terdiri dari 4 orang dikalikan sebulan insya Allah sdh ratusan ribu rupiah uang yang kita sedekahkan. Selanjutnya Insya Allah keberkahan dan kemudahan akan kita rasakan dalam membangun mahligai keluarga sakinah.

Nah apa yang kita alami dan kita rasakan akibat mengikuti gerakan keluarga cinta sedekah dengan kencleng filantropi ini kita cerikan pada sanak saudara, kerabat dan tetangga kita, agar mereka terinspirasi dan termotivasi mengikuti jejak langkah kita dengan memiliki Kencleng filantropi lazismu Plupuh. Insya Allah bila mereka tertarik bersedekah atas ajakan kita maka kita akan ikut mendapatkan pahala saat mereka sedekah tanpa mengurangi pahalanya.

Categories
Featured

KISAH ORANG BUTA

KISAH ORANG BUTA

Ada seorang pria buta yang membenci dirinya sendiri karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang, kecuali seorang wanita, kekasihnya.

Wanita itu selalu berada disampingnya, menemani dengan setia dan menghiburnya.

Sang pria berjanji akan menikahi kekasihnya itu bilamana suatu hari kelak dia sudah bisa melihat kembali.

Suatu hari, tanpa disangka ada seseorang yang dengan sukarela mendonorkan sepasang mata kepadanya, hingga akhirnya dia bisa melihat dunia ini lagi, juga dapat melihat wanita kekasihnya.

Kekasihnya pun bertanya, “Sekarang kamu sudah bisa melihat kembali. Apakah kamu mau menikah denganku?”

Pria itu terguncang hatinya saat melihat bahwa kekasihnya ternyata buta.
Dia menolak untuk menikahinya.

Kekasihnya begitu kecewa hingga akhirnya pergi meninggalkannya dengan hati hancur dan berlinang air mata,

Kemudian wanita itu dengan susah payah menulis secarik kertas berisi pesan singkat untuk pria itu, “Sayangku, tolong jaga baik-baik kedua bola mataku ya…”

Seketika itu pula pria itu menangis dengan kerasnya. tidak dia sangka ternyata orang yang mendonorkan matanya adalah kekasihnya sendiri

Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia begitu cepat berubah ketika kehidupannya berubah menjadi lebih baik.

Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya.

Dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa dia harus berterima kasih karena telah menolongnya ketika dia dalam kesusahan dan membutuhkan bantuan.

https://www.instagram.com/p/CM1NKlHH5M2/?igshid=11c6a2h37s8l3

Categories
Featured

PERMINTAAN SANG MAYIT

PERMINTAAN SANG MAYIT

Tentang sedekah, ternyata membuat para mayit, orang-orang yang sudah meninggal, ingin dikembalikan lagi ke dunia barang sebentar, hanya untuk bersedekah. Hal tersebut diabadikan dalam Al-Quran surah Al-Munafiqun ayat 10:

رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ

“Wahai Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda [kematian]ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah…”

Ada apa dengan sedekah? Mengapa mereka, para mayit tersebut, tidak mengatakan, “Aku akan shalat, aku akan puasa, aku akan haji dan umroh?” Mereka minta kembali ke dunia barang sebentar, lalu bersedekah semampunya, setelah itu kembali lagi kea lam kubur.

Jawaban atas pertanyaan tersebut ada dalam hadits yang dikeluarkan oleh Imam Ahmad, “Setiap orang akan berada di bawah naungan sedekahnya, hingga diputuskan perkara-perkara di antara manusia.”

Itulah rahasianya. Para mayit tersebut tahu betapa besarnya pahala sedekah, karena yang pertamakali ditampakkan pahala suatu amalan adalah karena sedekah tersebut. Hal itu baru mereka ketahui setelah meninggal. Pahala sedekah akan memberi naungan kepada mereka hingga yaumil akhir, ketika status mereka diputuskan, masuk jannah atau neraka.

lalu, bagaimana kita membantu ayah-ibu-saudara kita yang sudah wafat? Jawabnya, sedekah atas nama almarhum/almarhumah. Tentang hal ini, Rasulullah shallallahu ‘Alaihi wa Sallam pernah ditanya oleh Sa’ad bin Ubadah, berdasarkan hadits yang dinarasikan oleh Abdullah bin Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, “Sesungguhnya Ibu dari Sa’ad bin Ubadah radhiyallahu ‘anhu meninggal dunia, sedangkan Sa’ad pada saat itu tidak berada di sampingnya. Kemudian Sa’ad mengatakan, ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal, sedangkan aku pada saat itu tidak berada di sampingnya. Apakah bermanfaat jika aku menyedekahkan sesuatu untuknya?’ Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menjawab, ‘Iya, bermanfaat.’ Kemudian Sa’ad mengatakan pada beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Kalau begitu aku bersaksi padamu bahwa kebun yang siap berbuah ini aku sedekahkan untuknya’.” (HR. Imam Bukhari: 2756)

Begitulah cara kita menolong orang-orang yang sudah wafat, dengan cara mengeluarkan sedekah atas nama mereka. Harta yang disedekahkan itu bisa dari harta si mayit, bisa pula dari harta sanak saudara atau harta anak untuk kedua orangtua mereka.

Sedekahkanlah harta atas nama si mayit, karena mereka sangat berharap kembali ke dunia hanya untuk bisa bersedekah. Karena itu, wujudkanlah keinginan mereka itu, agar mereka tercatat sebagai orang-orang shalih.

Categories
Featured

SANTUNAN DHUAFA

SANTUNAN DHUAFA

Berjuang menafkahi anak seorang diri, dengan memiliki penyakit mental adalah keadaan yang sangatlah sulit, itulah keadaan yang saat ini Sukir (47 th) warga Desa Jatirogo rasakan.

Istrinya sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, sehingga anak-anak nya hanya tinggal bersamanya, pekerjaan nya yang hanya sebagai buruh sawah, ditambah lagi ia tak mempunyai harta apapun seperti sawah, ternak dll, itulah yang membuatnya sangat kekurangan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, ia hanya mengandalkan dari pemberian tetangganya dan juga dari PKH pemerintah.

Melihat kondisi Sukir seperti saat ini, kami pun dari Lazismu Plupuh langsung memberikan santunan berupa uang tunai setiap bulannya, dengan harapan dapat meringankan beban hidup ia dan anak-anaknya.

Terimakasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam program santunan dhuafa, semoga diberikan kelancaran rezeki dan menjadi bekal untuk ke akhirat kelak, aamiin.

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :

🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

Yuk follow sosial media kami⤵️

📸 iG : https://bit.ly/LazismuPlupuh
🏠Fp : https://bit.ly/FPLazismuPlupuh
🐥Tw : 🔜
📽️ Yt : http://bit.ly/YouTubeLazismuPlupuh
🌐 Web : https://www.lazismu-plupuh.com
🏢 Kantor : https://maps.app.goo.gl/KDNC6aA77VxeZkqM7

#lazismu
#LazismuPlupuh
#berbagibersama
#bermanfaatuntuknegeri

Categories
Featured

SANTUNAN YATIM PIATU

🌻 SANTUNAN YATIM-PIATU 🌻

Masa kecil tanpa didampingi kedua orang tua memang sangat sulit, haus akan rasa cinta dan kasih sayang, lapar akan bimbingan dari kedua orang tua, itulah keadaan yang dirasakan oleh Nabila saputri, dan Hanifa saat ini, mereka berasal dari Dk. Kolutan Desa Karangwaru Kec. Plupuh Kab. Sragen Jawa Tengah.

Ibunya telah meninggal dunia sejak tahun 2009 yang lalu, sedangkan ayahnya telah pergi meninggalkan mereka berdua tanpa kabar, kini Nabila dan Hanifa tinggal bersama budenya, segala kebutuhan hidup ditanggung oleh budenya.

Melihat kondisi kedua anak tersebut, kamipun segera memberikan santunan berupa uang tunai, dengan harapan dapat meringankan beban budenya, yang telah merawat mereka berdua.

Terimakasih kepada para donatur yang telah berpartisipasi dalam program santunan yatim-piatu, semoga diberikan kelancaran rezeki dan menjadi bekal untuk ke akhirat kelak, aamiin ya rabbal’alamin.

📲 Mari salurkan Zakat, Infak,dan Sedekah Anda ke Lazismu Plupuh.

🏧 Transfer ke :

🔸BNI Syariah
0615637497
A.n Lazis Muhammadiyah Plupuh

📲 Konfirmasi: wa.me/6281225866638

*Yuk follow sosial media kami*⤵️⤵️⤵️
📸 iG : https://bit.ly/LazismuPlupuh
🏠Fp : https://bit.ly/FPLazismuPlupuh
🐥Tw : 🔜
📽️ Yt : http://bit.ly/YouTubeLazismuPlupuh
🌐 Web : https://www.lazismu-plupuh.com
🏢 Kantor : https://maps.app.goo.gl/KDNC6aA77VxeZkqM7

#lazismu
#LazismuPlupuh
#berbagibersama
#bermanfaatuntuknegeri

Categories
Featured

TAK MAU STRES ?? MENULISLAH !

TAK MAU STRESS? MENULISLAH!
Oleh Sri Suparti

Pernahkah Anda merasakan galau dan risau dengan masalah pribadi, namun tidak tahu dengan siapa harus mencurahkan isi hati? Pernahkah Anda jengah dengan keadaan sekitar, namun tidak tahu ke mana harus mengadu? Masalah pribadi, masalah keluarga, atau masalah sosial yang memaksa kita terlibat di dalamnya terkadang membuat kita stress atau tertekan. Lalu, bagaimana cara mengurangi tekanan tersebut? Jawabannya adalah dengan cara menulis.

Menulis dipercaya sebagai terapi penyembuhan diri sendiri atau _self-healing therapy._ Penelitian tentang hal ini sudah dimulai sejak lama. Penelitian pertama dilakukan oleh Pennebaker pada tahun 1986. Penelitian-penelitian serupa pun mulai menjamur setelah itu. Dalam jurnal-jurnal ilmiah tentang penelitian terhadap kegiatan menulis sebagai _self-healing theraphy_, menulis tentang perasaan terdalam _(deepest feeling)_ diakui memiliki pengaruh positif terhadap kesehatan mental dan fisik. Hal ini karena menulis menjadi alat _(tools)_ untuk meregulasi emosi yang maladaptif. Selain itu, menulis juga memiliki kekuatan penyembuh atau _healing power_ karena seseorang yang sedang depresi cenderung menekan perasaannya. Dengan menuliskan apa yang dirasakan, orang tersebut bisa menyalurkan apa yang menjadi bebannya.

Lalu, di mana kita bisa menulis untuk meluapkan tekanan perasaan kita? Ada beberapa media atau sarana yang bisa menampung tulisan kita. Salah satunya adalah _diary_ atau buku harian.

Buku harian sudah tidak lagi populer di era sekarang. Namun, tidak ada salahnya jika kita menggunakan buku harian untuk menuliskan perasaan kita. Buku harian bisa jadi ruang paling privasi di mana kita bisa memuntahkan segala beban kita. Di _diary_ tersebut, kita bisa menuliskan kemarahan kita, kekesalan kita, dan juga kesedihan kita. _Diary_ menjadi pendengar paling setia terhadap segala keluh-kesah kita, tanpa ada orang lain yang mendengar. Bahkan, kita menuliskan umpatan dan caci-maki pun kerahasiaannya akan tetap terjaga, selama tidak ada orang lain yang membuka buku harian kita. Memang, _diary_ tidak akan memberikan solusi terhadap masalah kita. Namun, dengan menuliskan luapan problem kita di buku harian, kita akan merasakan lega dan akan merasa lebih baik.

Selain buku harian, kita juga bisa menulis di media sosial seperti WA, IG, FB, atau blog. Berbeda dengan buku harian, media sosial memberi peluang kepada orang lain untuk membaca tulisan kita. Hal ini akan membawa manfaat dan juga dampak. Manfaatnya, dengan menuliskan perasaan kita di media sosial, kita bisa mendapatkan saran, nasehat, ataupun solusi dari pembaca tulisan kita. Di sisi lain, dengan menulis perasaan kita di media sosial, kita justru akan menuai hujatan, cemoohan, dan juga pandangan buruk dari _haters_ atau orang yang tidak menyukai tulisan kita. Bisa jadi, dengan menuliskan permasalahan di media sosial, masalah kita tidak berkurang, justru malah bertambah. Untuk itu, kita harus bijak jika menggunakan sosial media untuk menuliskan permasalahan kita.

Media lain yang bisa kita gunakan untuk menulis adalah media massa. Media massa ini bisa berupa koran, majalah, atau juga media online. Media massa sangat cocok bagi kita yang risau terhadap permasalahan sosial dan ingin memberikan solusi terhadap masalah yang kita tulis. Tulisan di media massa harus lebih sistematis, tidak sebebas menulis di buku harian ataupun media sosial. Sehingga, kita harus mengikuti aturan kepenulisan yang berlaku di media tersebut. Di media massa, kita bisa mengungkapkan perasaan kita melalui artikel, opini, tips, ataupun dalam bentuk karya sastra berupa cerpen, puisi, komik, atau karikatur. Jika tulisan kita terbit di media massa, kita tidak hanya merasa lega karena telah berhasil mengungkapkan perasaan kita, namun juga bonus honor menulis dari redaksi.

Media lain yang bisa menjadi sarana kita untuk menulis adalah buku. Sama halnya dengan menerbitkan tulisan di media massa, menulis buku tidak hanya membuat hati kita lega, namun juga mendapatkan koin dari buku kita yang terjual. Menulis buku sebenarnya tidak sesulit yang kita bayangkan. Hanya saja, butuh keberanian dan tekat yang lebih besar jika kita ingin menerbitkan buku. Hal ini agar buku yang kita tulis tidak sekedar sebagai sarana kita meluapkan perasaan, tetapi juga bisa memberikan manfaat bagi pembacanya.

Jadi, jika Anda masih sering stress dan masih bingung harus curhat ke mana, jangan khawatir lagi. Mulailah menulis dari sekarang.

Cc : Bu Sri Suparti (Peserta Kelas Menulis Lazismu Plupuh)