lazizmu plupuh

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik  menggelar kegiatan Cash For Work (CFW) dengan berkolaborasi bersama para pelaku Usaha Kecil dan  Menengah (UKM) dan pekerja rentan yang ekonominya terdampak Covid-19.  Aksi Cash For Work ini dikemas dalam beberapa aksi yakni edukasi seputar Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penyemprotan cairan desinfektan di rumah warga dan tempat umum,dan  pemasangan tempat cuci tangan sederhana di beberapa titik  warung saudagar Zmart binaan BAZNAS.

Salah satu yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Latif. Latif merupakan pedagang Kopi Kampung yang sehari-harinya berjualan kopi di kedai kecil miliknya di daerah Jakarta Barat. Latif menuturkan merebaknya wabah Covid-19 di Indonesia, membuat usaha yang tengah dirintisnya mengalami penurunan omset secara drastis.

`Bagaimana saya mau dapat penghasilan, akses masuk menuju kedai kopi kampung saya ditutup. Karyawan pabrik yang merupakan pelanggan setia kopi saya banyak yang diliburkan. Otomatis sudah tidak ada pemasukan lagi usaha dagang kopi saya,` jelasnya.

Terkait hal ini, Latif pun berinisiatif untuk mengikuti program BAZNAS yang membantu masyarakat terdampak ekonominya yakni program Cash For Work.

`Saya selaku pelaku UKM yang terdampak pandemi Covid-19, sangat mengapresiasi dengan adanya Cash For Work ini. Tentunya selain menjaga lingkungan, dengan adanya pemberian sembako sangat bermanfaat untuk keluarga saya yang saat ini nihil pemasukan,` ujar pria 41 tahun tersebut.

Latif berharap dengan gerakan cash for work ini, dapat menjadi upaya membantu pemerintah untuk penanganan pencegahan Covid-19. Selain itu juga makin banyak lagi orang yang tedampak perekonomiannya dapat terbantu untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya.

Sementara itu, Kepala LPEM BAZNAS, Deden Kuswanda mengatakan aksi Cash For Work BAZNAS dilakukan serentak di berbagai wilayah yakni  di 8 titik diantaranya  Jakarta, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Bekasi dan Garut Jawa Barat, yang diikuti oleh 90 relawan BAZNAS.

`Aksi ini direncanakan akan terus berlangsung sampai tanggal 23 April dan diharapkan dapat meningkatkan sosialisasi dan pemahaman masyarakat tentang Pola Hidup Bersih dan Sehat, memotivasi warga untuk menjalankan protokol pencegahan penyebaran Virus Corona, dan membantu kaum rentan yang terimbas dampak ekonomi,` tutup Deden.